Ade londok dalam sorotan ( kritik bahasa dan pesan terbuka )

ade londok duta odading mang oleh

nandar ukandar atau orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan ade londok, sosoknya menjadi viral setelah mempromosikan jajanan asal bandung yaitu odading mang oleh yang video nya tersebar di berbagai sosial media

seketika odading mang yang berlokasi di jalan kosambi pun menjadi makanan yang banyak diburu warga bandung maupun wisatawan luar yang hendak berkunjung ke bandung, setiap harinya orang-orang rela mengantri demi mendapatkan odading mang oleh, sampai-sampai aparat kepolisian, dishub dan satpol pp harus turun untuk menertibkan antrian di tengah merambahnya pandemi covid-19.

setelah viralnya odading mang oleh, lalu banyak UMKM yang hendak mengendorsenya untuk di promoskan produknya, tak tanggung-tanggung gubernur jawa barat kang emil menunjuk ade londok sebagai duta promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang kuliner di Jabar.

dampak negatif penggunaan bahasa kasar

namun disamping keunikanya dalam mempromosikan sesuatu, ternyata cara promosi ade londok menggunakan bahasa yang berkonotasi kasar seperti “Anjing” dan goblog memberikan dampak negatif bagi masyrakat terutama anak-anak yang menjadikan sesuatu hal yang baru saja viral kemudian dijadikan nya life style dalam bersosialisasi sehari-hari di masyarakat.

dan yang baru saja viral hari ini ada seorang ayah mengendarai sepeda motor membawa barang yang cukup banyak dengan putrinya lalu kang ade sedang berada di dalam mobil yang bertepatan di belakangnya kemudian mengomentari pengendara tersebut dengan kata-kata kasar lalu tersebarlah video tersebut hingga sampai kepada yang bersangkutan dan di tonton pula oleh anaknya.

dikutip dari laman tribun jabar, diketahui bahwa setelah viral nya video tersebut gadis keci yang berinisial RD diketahui kondisinya sempat murung nangis sampai panas dingin dan tak mau main sebagaimana di sampaikan oleh ayahnya ganis hari, namun setelah di tenangkan oleh ganis akhirnya RD tenang dan mau main kembali seperti biasa.

beruntung pihak terkait yaitu ganis dan RD bersikap tenang dalam menghadapi permasalahan ini, karena tidak sedikit dalam hal penggunaan bahasa kasar seperti ini berujung pada konflik horizontal atau berujung di meja hukum terkait perbuatan tidak menyenangkan.

perilaku yang sudah lewat batas ini seketika pula mengundang protes keras netizen terutama dari kalangan akademisi. salah satunya pegiat sastra yaitu kang Aldy istanzia wiguna “founder pesantren sastra persatuan islam”
dalam akun instagramnya (@aldy.istanzia) beliau mengungkapkan keresahan nya mengenai fenomena ini

” jujur saja dari awal muncul sampai kemudian beliau viral dan tampil dimana-mana seperti hari ini, saya sebenarnya sudah tidak respect dengan apa yang di ujarkannnya, meski konteksnya bercanda atau apalah.

dia mungkin tidak berfikir atas dampak yang di ujarkannya tersebut, ia hanya mungkin berfikir bagaimana menjadi tanpa tahu alasan demi alasan menjadi.
untuk duta odading, punten bagi saya baik buruk seseorang tergantung bahasanya, mau anda baik, tapi gaya bicara anda seperti kebun binatang. tetap saja seperti kita tengah berternak musibah. #bulanbahasa #ripbahasa “

pesan terbuka untuk mang ade londok

menjadi figur yang hadir di masyarakat tentu tidak sebercanda itu, ditengah era digital seperti sekarang siapapun mempunyai kesempatan untuk tampil dan menjadi panutan di masyarakat, kemudahan mengakses segala sesuatu hal menuntut kita untuk bijak menggunakan media sosial dan memikirkan dampak apa yang akan terjadi ketika kita melakuka sesuatu hal dan mengunggah nya di media sosial.

kami telah banyak melihat unggahan-unggahan mang ade londok mulai dari review odading, ketika mang ade londok memberikan motivasi agar jangan berusaha menjemput rezeki Allah SWT sampai ketika mang ade londok memberikan hadiah emas kepada sang ibunda

rasanya tidak perlu menggunakan bahasa-bahasa kasar yang berdampak buruk bagi masyarakat, mang ade londok akan bisa tetap viral dan menjadi bagian dari media promosi UMKM, dengan mengandalkan keunikan mang ade londok dalam menggunakan gaya bahasa sunda yang khas dan kemudahan bersosialisasi dengan siapapun seperti sematan londok pada namanya yang mencerminkan mampu bersosialisasi dimana saja.

mari bijak menggunakan media sosial, maju tanpa menyingkirkan orang lain, berdiri tanpa menjatuhkan orang lain, dan berkarya tanpa menyakiti orang lain.

salam

referensi

  1. https://www.instagram.com/p/CGn_SLMJywyjNjF6Db9_aWBiUGXbs8cjVrEwk80/
  2. https://jabar.tribunnews.com/2020/10/23/kondisi-anak-yang-ada-di-video-ade-londok-nangis-sampai-panas-dingin-sempat-tak-mau-main
  3. https://www.instagram.com/p/CGbwmSznwHP/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *