Sirah Nabawiyah bagian 1 : keutamaan mempelajari Sirah Nabi

Sirah Nabawiyah bagian 1 : keutamaan mempelajari Sirah Nabi

Sirah berasal dari kata saraha yang berarti perjalanan hidup. Ibnu mandzur menyebutkan dalam kitab lisanul arab, as-sirah menurut bahasa adalah kebiasaan, jalan, cara, dan tingkah laku .sedangkan Menurut istilah umum, artinya adalah perincian hidup seseorang atau sejarah hidup seseorang

Sirah nabawiyah adalah ilmu yang memepelajari tentang riwayat dan keseharian hidup Nabi  ﷺ
yang mulia, lebih dekat mengenal kepribadian Nabi  ﷺ dalam menjalani suka duka kehidupan, meneladani kesabaran dan gigihnya beliau dalam berdaqwah menyebarkan agama islam.

dengan membaca dan mempelajari sirah Nabi ﷺ kita mendapatkan petunjuk untuk dapat menjalani kehidupan di dunia dan meraih kehidupan akhirat.
sebagaimana dikatakan Al-Imām Az-Zuhriy rahimahullāh Ta’āla, beliau berkata :

فِي عِلْمِ الْمَغَازِي عِلْمُ الْآخِرَةِ وَالدُّنْيَا

“Dalam ilmu sejarah Nabi ﷺ ada ilmu akhirat dan ilmu dunia.” (Al-Jaami’ li Akhlaaq Ar-Raawi wa Aadaab as-Saami’  2/195)

Dinantara ilmu-ilmu yang paling bermanfaat adalah mempelajari  sirah Nabi. Karena dengan mempelajari sirah kita dapat mengetahui kejadian -kejadian yang Rasulullah alami dari mulai kelahiran beliau sampai dengan wafatnya beliau,  sebagaimana dikatakan oleh Ibnul Jauzi rahimahullāh, beliau berkata :

وَأَصْلُ الأُصُوْلِ الْعِلْمُ، وَأَنْفَعُ الْعُلُوْمِ النَّظَرُ فِي سِيَرِ الرَّسُوْلِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابِهِ: {أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ

“Pokok dari perkara-perkara yang pokok adalah ilmu, dan ilmu yang paling bermanfaat adalah memperhatikan sejarah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya. “Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah maka ikutilah petunjuk mereka” (QS Al-An’aam : 90)” (Shaidul Khathir hal. 80)

Dan hendaknya ilmu yang pertama dipelajari oleh seseorang adalah sirah Nabi ﷺ ,karena didalamnya terdapat banyak taburan mutiara ilmu yang mencangkup ilmu tauhid, ilmu fiqih, ilmu dalam bermuamalah, ilmu adab dan ilmu lainnya.  dengan mengetahui alur sejarah perjalanan Rasulullah ﷺ kita akan mengetahui tentang asbabun nuzul ayat dan asbabun wurud hadits yang akan membantu kita untuk memahami fikih, ayat dan hadits .

Sebagaimana Ibnu ‘Abbas radhiyallāhu Ta’āla ‘anhumā, beliau memiliki waktu khusus untuk mengajarkan sirah, padahal beliau adalah shāhabat yang merupakan ahli tafsir (mufassir) dan orang yang ‘alim di kalangan shāhabat. Akan tetapi, beliau mengkhususkan waktu untuk mengajarkan sirah Nabi ﷺ,

diriwayatkan oleh ‘Ubaidillāh bin ‘Utbah ketika menyifati majelis Ibnu ‘Abbas radhiyallāhu Ta’āla ‘anhumā, beliau mengatakan:

وَلَقَدْ كُنَّا نَحْضُرُ عِنْدَهُ فَيُحَدِّثُنَا الْعَشِيَّةَ كُلَّهَا فِي الْمَغَازِي

 “Kami menghadiri majelis Ibnu ‘Abbas pada suatu sore dan seluruh waktu beliau habiskan untuk mengajarkan tentang sirah Nabi ﷺ (tentang peperangan Nabi ﷺ).” (Maghazi Rasulillah ﷺ li Urwah bin Az-Zubair hal. 23)

Dengan kata lain, Ibnu ‘Abbas radhiyallāhu Ta’āla ‘anhumā membuat pengajian khusus tentang sirah Nabi ﷺ. Karena itulah, mempelajari sirah Nabi ﷺ adalah perkara yang penting dan termasuk bagian dari agama.

Mempelajari sirah Nabi ﷺ merupakan sesuatu hal yang urgensi untuk di pelajari. setiap orang wajib mengupayakan agar dirinya dapat mencintai Nabi ﷺ dibandingnkan dengan kecintaan nya kepada seluruh makhluk lainnya. Sebagaimana yang Nabi ﷺ bersabda :

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

“Salah seorang di antara kalian tidak beriman (dengan sempurna) sampai aku lebih dicintainya dari anak dan kedua orang tuanya serta seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Lalu mengutip dialog ketika Umar bin khatab mengungkapkan kecintaannya kepada dirinya lalu kepada Nabi ﷺ :

قال عمر بن الخطاب: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ، إِلاَّ مِنْ نَفْسِي. فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ : “لاَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْكَ مِنْ نَفْسِكَ”. فَقَالَ عُمَرُ: وَاللَّهِ لأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي. فَقَالَ : “الآنَ يَا عُمَر

Umar berkata kepada Nabi ﷺ , “Wahai Rasulullah, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali diriku sendiri”. Maka Nabi ﷺ bersabda, “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri”. Kemudian Umar berkata kepada beliau, “Sesungguhnya sejak saat ini, engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri”. Maka Nabi ﷺ bersabda, “Sekarang (baru benar) wahai ‘Umar”. (HR. al-Bukhari no. 6632).

Mempelejari sirah nabawiyah adalah mempelajari tentang kemurnian beragama dengan mentauhidkan Allah swt, sebagaimana Nabi ﷺ merevolusi pemikiran jahiliyah bangsa arab,  yang sebelumnya hidup dalam lembah kehidupan yang begitu gelap dengan menyembah berhala-berhala , kemudian ketika Nabi ﷺ dilahirkan,hadir diantara umat manusia dan diangkat sebagi Nabi  , beliau melanjutkan jejak daqwah moyangnya Nabi ibrahim as untuk kembali menegakan tauhid di tengah riuhnya kehidupan pada zaman itu sehingga mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya yang terang benderang

Inilah yang memebuat Michael H.Heart mencatumkan Nabi Muhammad di urutan pertama dalam bukunya yang berjudul “ The 100, A Ranking to The Most Influential People in History” dia mengemukakan pendapat nya mengapa mencantumkan Nabi Muhammad pada urutan pertama di bukunya dibanding tokoh-tokoh lainnya, ia menilai bahwa Nabi Muhammad mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam pembinaan agama islam dari pada Nabi Isa terhadap agama kristen. Namun bukan lantas ia menganggap Nabi Muhammad itu merupakan manusia lebih besar dibanding Nabi Isa.

Michael H.heart juga mengemukakan pendapatnya bahwa Nabi Muhammad adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih kesuksesan yang luar biasa baik di tilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi. Berangkat dari keluarga yang sederhana, Nabi Muhammad menegakan lalu menyebarkan islam dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin yang tangguh, tulen, dan efektif. Meskipun berabad-abad setelah wafatnya , pengaruh ajarannya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.

Hal senada juga di tuturkan Imām Ibnu Hazm rahimahullāh dalam buku beliau yang berjudul al-Fishal fi al-Milal wa al-Ahwa’ wa an-Nihal , beliau berkata :

فَإِن سيرة مُحَمَّد صلى الله عَلَيْهِ وَسلم لمن تدبرها تَقْتَضِي تَصْدِيقه ضَرُورَة وَتشهد لَهُ بِأَنَّهُ رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم حَقًا فَلَو لم تكن لَهُ معْجزَة غير سيرته صلى الله عَلَيْهِ وَسلم لكفى

 “Sesungguhnya sirah (perjalanan hidup) Muhammad ﷺ bagi siapa yang menelaah dan menghayatinya, akan mengharuskannya untuk membenarkan Nabi dan bersaksi bahwa beliau adalah benar-benar utusan Allah. Seandainya tidak ada mukjizat Nabi selain sirah beliau maka itu sudah cukup” (al-Fishal fi al-Milal wa al-Ahwa’ wa an-Nihal 2/73)

Beliau menjelaskan bahwa “Barangsiapa yang membaca sirah Nabi ﷺ dari awal sampai akhir (bagaimana akhlaq dan sikap Beliau) dengan penuh penghayatan, maka dia akan masuk Islam.”

Diantara keistimewaan sirah Nabi ﷺ yaitu kandungan isi nya yang terhimpun mulai dari keadaan bangsa arab sebelum datangnya Nabi, ketika beliau masa kecil, kemudian masa muda beliau sebelum diangkat menjadi Nabi, hingga diutus menjadi Nabi, bahkan hingga beliau ﷺ meninggal dunia terperinci secara lengkap. sejarah yang ditulis secara lengkap seperti ini  dengan bukti dan kesaksian otentik yang dapat dibuktikan secara sanad seperti sirah Nabi ini sangat langka di temukan.

Maka dengan mempelajari dan membaca sirah Nabi ﷺ akan menumbuhkan rasa kecintaan kita kepada Nabi ﷺ, yang dimana dengan mencintai dan meneladani kepribadian beliau insyallah pintu surga akan terbuka untuk kita semua

Wallahu a’lam

Referensi :

  1. Sirah nabawiyah Ar-Rahiq Al-Maktum karya Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri
  2. https://firanda.com/1801-sirah-nabi-1-mempelajari-sirah-nabi-merupakan-bagian-dari-agama.html
  3. The 100, A Ranking to The Most Influential People in History karya Michael H. Hart
  4. kitab lisanul arab karya ibnu mandzur

One thought on “Sirah Nabawiyah bagian 1 : keutamaan mempelajari Sirah Nabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *